92 Pantun Balasan Rumah gelap listrik pun padam Baru menyala di larut malam Aku sudah hapuskan dendam Agar hidup tak lagi kelam. 93. Pantun Pembuka Jalan-jalan ke Manokwari Baju robek terkena duri Jangan suka menyimpan iri Hidup tak tenang, tiada berseri. 94. Pantun Balasan Jalan-jalan ke Bukit Tinggi Badan lelah, pegal di kaki Ku kubur iri di
Perhatikanteladan pantun berikut! Memang indah bunga selasih. Selasih bunga tanpa getah. Lingkungan asri juga bersih. Jalan-jalan ke kota hujan. Naik turun melalui bukit. Jangan lupa gerakkan badan. Supaya kita tak pernah sakit. Hari Idulfitri makan ketupat. Tak lupa juga makan tape uli.
Perhatikanpantun berikut! Jalan-jalan ke kota Paris, Lihat rumah berbaris-baris. Biarpun mati di ujung keris, Asal dapat si hitam manis. Komentar yang tepat atas kutipan pantun tersebut adalah A. Mana mungkin bahagia apabila mati. B. Pantun ini belum sempurna karena belum bersajak silang. C. Pantun ini perlu diubah sampirannya.
pantundan menyajikan dalam bentuk berbalas pantun. 1. Menulis Pantun dengan Berbagai Konteks Sebelum menulis puisi rakyat perhatikan langkah menulis pantun berikut! Langkah membuat pantun 1) Tentukan ide yang akan disampaikan (kalau hidup bekerja keras kelak hidupnya menjadi sukses). 2) Menata ide menjadi dua larik (dengan bunyi akhir yang
Setiapujung larik pada pantun memiliki akhiran yang sama. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D. Sampiran dimaksudkan untuk memancing pembaca atau pendengar mengetahui makna sebenarnya.
Perhatikanpantun berikut! Air surut memungut bayam, Sayur diisi ke dalam kantung; Jangan diikuti tabiat ayam, Bertelur sebiji riuh sekampung. Baris yang mempunyai rima utuh adalah .
.
perhatikan pantun berikut jalan jalan ke kota paris